Langsung ke konten utama

Postingan

Komp akt

 Cara mendebet dan mengkredit Akun merupakan tempat untuk mencatat transaksi – transaksi yang sejenis, misalnya akun kas untuk mencatat transaksi – transaksi yang berhubungan denngan kas, akun piutang untuk mencatat piutang, akun perlengkapan, akun ekuitas dan akun utang. Untuk menentukan akun mana yang di debet dan mana yang di kredit, maka penentuan rumus untuk menentukan mana yang didebet dan mana yang dikredit diambil dari rumus persamaan dasar akuntansi yaitu sebagai berikut: 2-akuntansi-bisnis Atau: 3-akuntansi-bisnis Contoh : 1. Pada tanggal 08 mei 2013 ibu Meilda menginvestasikan uang pribadinya sebesar Rp 50.000.000,00 ke perusahaan. Kas ( Assets )……………….bertambah Rp 50.000.000,00 pada Debit Modal ibu Meilda ( Equitas )……………………berkurang Rp 50.000.000,00 pada Kredit 2. Pada tanggal 10 Mei 2013 ibu Meilda membeli perlengkapan secara tunai sebesar Rp 1.500.000,00 Perlengkapan ( Assets )………………..bertambah Rp. 1.500.000,00 pada debit Kas ( Assets )………………………….berkurang Rp. 1.500....

Papjsdm vcg

 1. E. Neraca saldo  2. C. Utang dagang       Rp.150.000,00          Perlengkapan toko      Rp.150.000,000 3. D. 1,2,dan 4 4. A 5. C. Piutang dagang       Rp.100.000,00          Penjualan                   Rp.100.000,00 6. D. 1,3, dan 6 7. D. Kas    Rp.1.000.000,00       Perlengkapan     Rp.1.000.000,00 8. E. beban gaji 9. A.  10. A.

Kom.akt

 Nama: violetta *Entri penyesuaian adalah catatan-catatan pada akhir periode yang akan dijadikan dasar pembuatan jumal penyesuaian agar saldo akhir akun- akun sesuai dengan saldo yang sesungguhnya. Akun-akun yang terkait dengan penyesuaian biasanya adalah: 1. Cash in Bank, atas dasar laporan Rekening Koran 2. Persediaan Supplies 3. Depresiasi Aset tetap dan akumulasi depresiasinya 4. Beban-beban yang masih harus dibayar atau telah dibayar di muka 5. Pendapatan diterima di muka atau masih harus diterima.  *Menu untuk mencatat entri penyesuaian adalah: Command Centre Account > Record *Journal Entry Menu untuk memeriksa jumal penyesuaian adalah: Command Centre Accounts Transaction Journal

Violetta pajak

 12. Gaji pokok                 Rp 3.500.000 Tunjangan istri 10%       Rp 350.000 Tunjangan anak 4%        Rp 140.000 Tunjangan fungsional   Rp 2.000.000 Penghasilan Bruto : Rp 5.990.000 13. Gaji pokok                  Rp 4.500.000 Tunjangan suami 10%    Rp 450.000 Tunjangan anak 4%         Rp 180.000 Tunjangan fungsional     Rp 3.000.000 Penghasilan bruto: Rp 8.130.000 14. Gaji pokok                Rp 3.500.000 Tunjangan istri 10%      Rp 350.000 Tunjangan anak 4%       Rp 140.000 Tunjangan fungsional   Rp 2.000.000 Penghasilan bruto: Rp 5.990.000 Biaya pensiun 4,75%: Rp 284.525 Penghasilan neto: Rp 5.705.475 15. Gaji pokok                    Rp 3.500.000 Tunjan...

Violetta adm pjk

 A. Wajib pajak penghasilan pasal 21 *Penghasilan: setiap tambahan kemampuan ekonomi yg diterima/diperoleh WP *Pph 21: pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain yg diterima/diperoleh WPOP dlm negeri sehubungan dgn pekerjaan/jabatan jasa dan kegiatan *Penerima penghasilan yg dipotong pph 21: a. Pejabat negara b. PNS c. Pegawai d. Penerima pensiun *Penerima penghasilan yg tdk dipotong pph 21: a. Pejabat perwakilan diplomatik dan konsultan, dgn syarat: bukan WNI, hanya menerima penghasilan dari Indonesia, dan negara bersangkutan memberi perlakuan timbal balik b. Pejabat perwakilan organisasi internasional *pemotong pph 21: -pemberi kerja -bendaharawan pemerintah yg membayarkan gaji dgn nama apapun -perusahaan, badan, dan bentuk usaha tetap, yg mmbyr honorarium/pmbyrn lain sbg imbalan sehubungan dgn Kegiatan dan jasa -perusahaan, badan, dan bentuk usaha tetap, yg mmbyr honorarium/pmbyrn lain sbg imbalan sehubungan dgn Kegiatan dan jasa yg dila...

Adm pajak violetta

 1. Perhitungan pjk utk Drs. Agus Supriyanto: Gaji pkk                                                       Rp 3.500.000 Tunjangan istri 10% x Rp 3.500.000      Rp    350.000 Tunjangan anak 4% x Rp 3.500.000      Rp    140.000 Tunjangan fungsional                             Rp 3.000.000 Penerimaan bruto: Rp 6.990.000 Pengurangan: Biaya jabatan 5% x Rp 6.990.000       = Rp 349.500 (max Rp 500.000/bulan) Biaya pensiun 4,75% x Rp 6.990.000 = Rp 332.025 Penghasilan neto/bulan: Rp 6.990.000-(Rp 349.500+Rp 332.025) = Rp 6.308.475 Penghasilan setahun (12 x Rp 6.308.475)   Rp 75.701.700 PTKP (SK/2)                            ...